SEKALI LAGI JANGAN CENGENG !!!

            Banyak modus untuk melampiaskan sebuah kecengengan ketika kesulitan demi kesulitan itu menghampiri dan solusi sulit di cari.
Entah dengan kata – kata sebagai berikut :
  1. Maaf saya lagi butuh uang.
  2. Saya mau keluar kota gak ada yang ngurus.
  3. Kok gak ada perubahan ya?
  4. Kok gak bunyi - bunyi ya?
  5. Kok gak nelur – nelur ya?
  6. Kok gak ngisi ya…?Dan semisalnya


Mungkin ada yang mengatakan “itu realitanya pak”, maka kita katakan “ oke kalau itu memang sportif”
Tapi kalau terulang ke dua kali atau ke tiga maka cukup “ ini sebuah realita mas…”
Maka jika mental ini tertanam di kita maka siaplah kawan – kawan kita akan membikin jarak dengan kita bukan karena kekakuannya dan keatasanya, ,tapi kali ketiga kita berbuat demikian padanya.

Kitalah yang membikin jarak, hingga pada akhirnya dalam kesendirian, hanya berteman kecengengan, dan pada akhirnya ketika kejenuhan itu muncul maka kecengengan akan mensirnakan semua impian dan menghancurkan cita – cita.

Penulis : Bp H. Ady Jaya
Editor : Rudi


Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Padepokan Kenari - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger